gerimis.. Robb,... Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat
Robb,... Beri ketetapan hati untukku Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya...
Alloh yang Maha Kuasa, Maha melihat masa depan, Maha mengetahui yang akan terjadi Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku
Ya Alloh,... Jika mendambanya adalah kesalahan dan merindunya adalah kekeliruan Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu...
Jika kesempurnaannya bukan untukku... Tolong bawa jauh dari relung hati... Hapuskan khayalan keindahan tentangnya dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya... Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia
Tapi Tuhan,... Jika kesempurnaanku adalah bersamanya Beri aku kekuatan menentukan pilihan Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya Jika dia memang untukku... Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu............
Smoga kau ridhoi kami untuk bersatu Mengarungi sisa umur... Menapaki jalan kearah Mu... Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami...
Tolong beri kesabaran yang penuh... dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan...
# dari sebuah artikel yang sempat membuat ku tertegun lama, ...
temui aku
dengan canda dan senyum mu, Beribu tanya dlam sapa… sejuta jawaban tanpa makna… seribu misteri yang tercipta… kini enggan bertemu jawabnya… bertanya……dr mana hatimu menyapa… terjawab sudah…dr rasa cinta yg buta… entah apa itu cinta…&…bagaimana kau artikan semuanya…???? knapa inginmu tak sejalan harapku… harapku…ingin kau tulus,,,serius,,,tanpa ada sandiwara… inginmu aku menunggu tanpa kepastian…tiada kejelasan…bahkan ku tak tau…akan hati yg kau tetepkan… cinta…aku tak ingin kau buta… tak ingin kau luka…tak ingin kau sesali masa lalu…aku ingin kau maju meniti hari depanmu….
Entah sebagai kawan atau teman dekat, entah sebagai adik atau saudara dekat, aku menyukaimu.
sejenak, lalu ingin ku abaikan..
kadang semua membingungkan bukan, kau, aku dan kisah lama ku yang kau tahu pada siapa tertuju
ya, kau faham segala kondisi ku bukan, aku juga faham persepi mereka atas kita
atau sebaiknya memang harus begini saja atau harus berubah
harusnya tak akan kubiarkan ini berubah warna harusnya tak akan ku biarkan ini menjadi gila
sudahlah.. last
kau dalam semua sisi ku,
aku tak perlu tahu banyak tentang mu,,
selukis senyum mu yang ku mau
hanya sesaat meleburkan penat,yang mengerak
rindu rindu ku tak pernah bisa menguap
kurasa semakin pekat,,
kau dalam persepsiku
seprti utara bagi ku,,
menyudutkan, memaksa,semua
menjadikan biru,, haru
kau dalam benak ku
tak ayal ku sebut bunga
semusim semi di utara desa
menjadikan anak anak ceria,,
menjadikan senja berbeda,,,
kau dalam doa ku...
membenahkan kerah baju,,
menghidangkan secangkir kehangatan pagi
menjadi permaisuri, menjadi ibu bagi buah hatii,,,
aku yakin,
Engkau menatap Ku.Mencurahkan cinta Mu,, dalam bait bait kalam Mu
ya kemarin pagi aku mencumbu kembali kemasraan yang lama ku rindu,, sujud syahdu di sajadah cahya Mu..
mata ku berkaca kaca,,, nada nada doa ku terisak,,Merindu MU,, dalam Takbir, dalam ruku ku dalam sujud ku...
apa yang
membuat kau terus memikirnya ? apakah kau benar sedalam itu rasa mu pada nya?
kami
duduk disebuah kaki lima,
yang
menjajakan kelapa muda dengan sedikit campuran nira,
ia sahabat ku masih seperti dulu,
kendaran tampa henti berlalu lalang di depan kami, tampa
sedikit meninggalkan bekas di mata, atau kenanga di hati.
rasa segar air kelapa muda perlahan menghapus dahaga, dan
juga sedikit problema.
datang
pergi terus berganti
"
gimana,"
singkat
bukan entah tanda tanya atau tanda seru yang harus kububuhkan, kami selalu
mengawali dengantanya yang bukan tanya,
kata yang mengambang seperti pernyataan, namun begitulah semestinya seorang
kawan, memahami tampa harus di komandoi
namun aku
selalu yakin utuk menjawab tanya nya atau aku juga selalu tahu apayang harus
kutanyakan padanya
"
kadang aku bimbang "
dalam
kata ku aku pun masih bimbang, sebimbang itukah ?
lalu siapa yang harus menjawabnya ? bilakah aku pun tak
tahu ?
waktu,! mungkin...
" aku tahu sebenarnya dalam bimbang mu kau pun masih
bimbang bukan ?"
daging kelapa hijau muda bertesktur lembut dan berwarna
putih, ia keruk perlahan,
aku masih suka menatap kendaran berlalu lalang,mencari
wajah wajah yang datang dan menghilang..
ribuan corak warna silih berganti menjadikan jalan jalur
dua riuh dan ramai orang orang pulang bekerja.
" sudah lah tak kah kau bosan "
ia diam menatapku, entah memberi jalan atau menekan ku ?.
aku masih suka menatap jalanan dengan ribuan warna
berganti rupa
wajah wajah yang tak itu itu saja , sepitas datang lantas
pergi..
" aku sulit mengantikan nya,, meskipun aku tahu
siapa ?
" sudah kuduga ' jawabnya lantas ia juga mentap satu
tempat yang sama dengan ku,
kami tak mengubah sudat pandang kami, mungkin terkadang
air kelapa itu mebasahi kerongkongan kami,melalui saluran kecil yang kami hisap
perlahan,,
" pernahkah kau mengalami hal yang sama dengan
ku?"
maka kadang wajah itu bisa benar benar tampak kala jalaan tiba saja senggang.
rapi
dengan senyumnya rapi dengan dengan rambutnya yang sedikit terurai
dan mata nya yang mematiakan.. benarkah mata itu yamg
mematikan ku, ?
mematikan semua ambisi ku, pada seroja lain, yang kadang
datang memupukan benih,,?